..::DAPATKAN PROMO MOBIL MITSUBISHI MELALUI WEBSITE INI::.. ..::PAKET KREDIT DENGAN BUNGA 0%::.. ..::MENERIMA DP MINIM JAMINAN ACC::.. ..::TENOR HINGGA 7 TAHUN::.. ..::BI CHECKING?? TAKUT REJECT?? KAMI ADA SOLUSI::..
Menu
Model
Beranda » Promo & Info » Ketahui Trik Mengemudi Melewati Banjir

Ketahui Trik Mengemudi Melewati Banjir

Dipublish pada 14 Desember 2019 | Dilihat sebanyak 315 kali | Kategori: Promo & Info

Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini, berpotensi menimbulkan genangan air. Bahkan yang terparah banjir di beberapa wilayah. Pengemudi seringkali tak punya pilihan untuk menerjangnya.

Memang ketika bertemu situasi ini, ada baiknya pengemudi berbalik arah atau mencari jalan lain. Soalnya melewati banjir punya banyak risiko, seperti rusaknya komponen kendaraan atau terperosok akibat tak mengetahui adanya lubang. Namun bila terpaksa, pengemudi perlu berhati-hati. Mitsubishi menyampaikan beberapa tips agar dapat  menerabas banjir dengan aman.

1. Identifikasi Banjir

Anda perlu mengetahui seberapa dalam banjirnya. Mungkin bagian ini cukup sulit dilakukan, tetapi penting lantaran Anda tak mau terjebak di tengah. Tapi bila Anda sudah hapal dengan jalan yang dilewati, jadi mudah mengetahui kedalaman banjir dan area mana saja perlu dihindari. Kalau tidak, Anda bisa mengambil patokan dari trotoar atau mobil lain untuk memperkirakan ketinggian air. Bisa dilihat dari seberapa dalam ban yang tergenang. Kalau sudah mencapai satu ban, lebih baik putar balik. Apalagi mobil Anda jenis sedan atau city car.

2. Mengetahui Spesifikasi Mobil

Caranya dengan melihat data ground clearance dan kemampuan melewati genangan air. Mobil dengan ground clearance rendah seperti sedan dan city car biasanya lebih berisiko jika dipaksakan menerabas banjir. Berbeda dengan SUV, contohnya Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner yang punya ground clearance tinggi, serta spesifikasi melewati genangan air mencapai 70 cm.

Kemampuan melahap banjir juga ditunjang letak ketinggian saluran udara ke mesin. Ya, Anda perlu mengetahui di mana letaknya dan seberapa tingginya. Agar dapat menghindari air masuk ke mesin yang terhisap oleh intake. Lebih aman bagi mobil yang punya letak intake tinggi, biasanya ada di SUV.

Seperti yang diungkapkan Rifat Sungkar selaku pembalap sekaligus brand ambassador Mitsubishi Indonesia. “Setidaknya pemilik kendaraan harus tahu hal dasar mobil, sekalipun tidak terlalu mengerti mekanisnya, tapi perlu tahu letak saluran intake-nya,” jelas Rifat yang dihubungi OTO, Senin (03/12).

Bila air sampai masuk ke dalam mesin, mobil bakal mengalami water hammer. Kondisi ini berbahaya, biasanya ditandai mobil mogok. Jika sudah terlanjur mengalaminya, jangan mencoba menyalakan mesin. Karena dikhawatirkan semakin merusak komponen di dalamnya.

3. Berkendara Perlahan

Pastikan kecepatan saat membelah banjir tidak tinggi. Gunakan gigi rendah agar mobil berjalan lancar. Jangan terburu-buru menambah kecepatan karena air berisiko naik ke atas kap mesin. Hindari menahan setengah kopling atau mengocok pedal gas dalam genangan, karena dapat menciptakan gelombang air. Seringkali tindakan ini dinilai mampu menyelamatkan mesin dari kemasukan air lewat saluran knalpot, padahal ini salah.

“Orang itu sering salah persepsi, saat lewat genangan, knalpot kalau ketutupan air bisa ditanggulangi dengan nge-gas supaya tidak masuk. Itu dulu kalau karburator, sekarang injeksi, mesin secara otomatis akan naikin rpm sendiri karena ada tekanan. Nah, kalau kita pelan kita menyelamatkan bagian hidungnya (saluran intake). Sedangkan kalau jalannya kencang, air bisa naik ke atas, seperti jadi serokan air. Masuklah ke saluran intake terus ke ruang pembakaran,” tambahnya.

4. Periksa Pengereman

Setelah berhasil melewati banjir, Anda tetap harus waspada. Periksa pengereman dengan melakukan trik sederhana. Jalankan kendaraan dalam kecepatan rendah, sekitar 5 km/jam. Lalu injak pedal rem berkali-kali guna mengetahui kinerjanya. Mengapa ini perlu dilakukan? Seringkali rem yang basah mengalami penurunan kinerja atau bahkan malfungsi. Dibutuhkan waktu agar dapat berfungsi normal. Anda tentunya tak mau mengalami rem blong saat mengemudi bukan.

5. Bawa ke Bengkel

Jangan menunda pemeriksaan mobil ke bengkel resmi. Setelah melewati banjir, kondisi mobil bisa mengalami perubahan. Makanya dibutuhkan pemeriksaan menyeluruh di bengkel resmi, termasuk mengantisipasi adanya kerusakan lebih jauh.

“Secepatnya mobil dicek ke bengkel. Karena tidak menutup kemungkinan ada air yang masuk. Mungkin airnya tidak langsung ke ruang pembakaran, tapi tersangkut di filter udara. Ibarat kita napas lewat kapas yang dibasahi, susah kan? Sama dengan mobil, dia jadi susah menyedot udara. Jadinya performa turun, konsumsi jadi ikutan boros. Paling parah mesin rusak,” tutup Rifat.

Bagikan informasi tentang Ketahui Trik Mengemudi Melewati Banjir kepada teman atau kerabat Anda.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Menarik Lainnya

Cara Cepat Membuat Kabin Mobil Cepat Dingin

Dipublish pada 13 Desember 2019 | Dilihat sebanyak 471 kali | Kategori: Promo & Info

Hampir semua pengemudi mobil ingin saat masuk kabin mobil dingin dan sejuk. Apalagi saat cuaca sedang terik dan setelah melakukan aktifitas yang mengeluarkan keringat. Hanya saja keinginan tersebut sulit terwujud, apalagi jika mobil terparkir di tempat terbuka ketika Matahari sedang bersinar terik-teriknya. Untuk mendapat... selengkapnya

Simak 5 Fakta Mitsubishi Xpander Cross yang Sudah Terkuak

Dipublish pada 14 November 2019 | Dilihat sebanyak 248 kali | Kategori: Promo & Info

Seolah tak puas hanya memiliki lima tipe dan satu versi terbatas, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) akan meluncurkan satu tipe tambahan untuk Xpander. Sesuai agenda, mobil yang diberi nama Xpander Cross bakal meluncur Selasa (12/11/2019) di salah... selengkapnya

Dampak Buruk Mengisi Oli Mesin Terlalu Banyak

Dipublish pada 4 Desember 2019 | Dilihat sebanyak 352 kali | Kategori: Promo & Info

Penggantian oli mesin secara rutin adalah hal yang wajib dilakukan. Satu hal yang perlu diperhatikan saat mengganti oli mesin adalah saat pengisian oli mesin yang harus pas. Kenapa? Karena, jika kurang, bisa berakibat buruk terhadap mesin dan sebaliknya jika berlebih... selengkapnya

Jejak Pengunjung

51519
Hari ini : 40
Kemarin : 37
Bulan ini : 962
Tahun ini : 5190
Total Kunjungan : 51519
Hits Hari ini : 198
Total Hits : 136129
Who's Online : 1

PEMBIYAAN

- BCA Finance
- Dipo Star Finance
- Mandiri Utama Finance
- Mandiri Tunas Finance
- Infi Finance
- Oto Finance
- Niaga Finance
Chat WhatsApp
Call Now